Administrator
Jakarta, 20 Januari 2019 – Pameran Ekskursi Seram tidak sekedar menyelenggarakan Pameran, namun juga mengadakan kegiatan bedah buku dan film. Bedah buku dengan judul “SERAM : Jejak Hutan dalam Arsitektur“ diadakan di Ruang Auditorium Perpustakaan Nasional RI pada pukul 10.00 – 12.00 WIB dengan pembicara Bambang Eryudhawan selaku ketua IAI Jakarta 2000-2006 dan Nadia Rinandi selaku Direktur Pusat Dokumentasi Arsitektur. Bedah Film sendiri diadakan pada pukul 13.00-15.00 WIB dengan pembicara Dr. Maman Wijaya, MPd Selaku Kepala Pusat Pengembangan Perfilman Kemendikbud dan Lisabona Rahman selaku Program Manajer Jakarta Art Council : Programmed Cinema.

Para Narasumber memberikan apresiasi kepada Tim Ekskursi Arsitektur Indonesia atas hasil dokumentasi yang dilakukan melalui buku dan film yang dirasa cukup baik dan tersampaikan pesannya mengenai gambaran kehidupan dan arsitektur hunian di Pulau Seram. Beberapa masukan yang bersifat teknis dan konseptual juga diberikan agar menjadi evaluasi dan pengembangan untuk kegiatan Ekskursi selanjutnya. Dilakukan pula sesi Tanya jawab setelah kegiatan bedah buku dan film dilakukan, baik dari Tim Ekskursi, hingga penonton film agar dapat memahami maksud yang ingin disampaikan.
Hasil dari dokumentasi ini pun harapnya dapat dimanfaatkan untuk memberikan bantuan di daerah baik secara financial maupun pengabdia sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan di desa dan merasa terbantu dengan upaya yang dilakukan tim ekskursi. Selain itu, diharapkan tidak hanya mengenai bidang arsitektur yang menjadi fokus pada pengembangan masyarakat Pulau Seram, namun juga dari segi kesehatan, hingga pertanian perlu diperhatikan kembali agar dapat memberikan arahan untuk berkembangnya masyarakat di Pulau Seram.

Setelah diadakan selama 2 minggu di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Pameran Eksternal Ekskursi Arsitektur UI telah berhasil menarik pengunjung mencapai total 1.744 orang. Berbagai respon positif didapatkan setelah diadakannya pameran Ekskursi Seram ini. Melalui Pameran Eksternal Ekskursi Seram, diharapkan dapat membuka pengetahuan kepada khalayak luas tentang kekayaan khazanah arsitektur Indonesia, khususnya dari daerah timur. Selain itu, melihat bagaimana arsitektur vernakular indonesia dapat bertahan di tengah gempuran modernitas, dan bagaiamana masyarakat Pulau Seram menyikapi pertemuan antara adat dengan modernitas.
Top Kitchen & Bathrooms Solution at IndoBuildTech Jakarta 2018
Perfection of any spaces in residential, office and commercial building is determined by the design and utilization of the right goods.
Gilbartolome Architects, Ketika Rumah ‘Meringsek’ ke Dalam Tebing
Sebuah rumah di atas tebing bukit atau pegunungan mungkin sudah biasa. Tapi bagaimana kalau rumah tersebut tidak hanya berdiri di atas tebing melainkan menyatu ke dalam ‘perut’ tebing?
Penting, Mengapa Sekolah Membutuhkan Arsitektur Yang Lebih Baik
Dalam bidang arsitektur, hubungan antara desain dan pendidikan telah menjadi terkenal, terutama ketika menyangkut pendidikan anak-anak. Hubungan antara arsitektur, filsafat, dan sosiologi sudah sangat dikenal.




