Wisma Atlet Menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Jakarta
Administrator
9.Apr.2020

Jakarta – 09 April 2020, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan Wisma Atlet menjadi RS Darurat penanganan COVID-19 pada tanggal 23 Maret 2020. Kementerian BUMN bekerja sama dengan BNPB, Satgas Penanganan Corona, Kementerian PUPR, Kementerian Kesehatan serta pihak terkait untuk memaksimalkan Wisma Atlet sebagai lokasi penanganan pasien corona.  Saat ini RS Darurat juga telah beroperasi seperti rumah sakit rujukan corona lainnya, dengan total pasien yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran pada Senin pagi (6 April 2020) sebanyak 524 orang, terdiri atas 333 pria dan 191 perempuan dengan kasus 274 positive covid-19, 187 berstatus sebagai Pasien dalam Pengawasan (PDP) dan 63 berstatus sebagai orang dalam pemantauan (ODP).

 

 

Sumber : PUPR

 

4 tower dari 10 tower Wisma Atlet Kemayoran telah Kementerian PUPR siapkan demi penangaan pademi ini. Tower yang dingunakan adalah :

 

1. Tower 1, Lantai 1-24 dipergunakan dokter dan petugas medis dengan kapasitas tower 650 unit dan daya tampung 1.750 orang

2. Tower 3, Lantai 1-24 posko gugus tugas penanganan covid-19 dengan kapasitas tower 650 unit dan daya tampung 1750 orang

3. Tower 6, Lantai 1-24 ruang rawat inap pasien dengan kapasitas tower 650 unit dan daya tampung 1750 orang

4. Tower 7, Lantai 1 (IGD), Lantai 2 (ICU), Lantai 3 Ruang Refresing, Lantai 4-24 Ruang rawat pasien, Tower ini berkapasitas 886 unit dengan daya tamping 2.458 pasien.

 

Sumber : 

Liputan6

Kompas


Tags : rumah sakit covid, rs covid darurat pertama indonesia, covid-19, wisma atlet, pademik global, fasilitas rs darurat covid, arsitek, banguanan, PUPR, menteri kesehatan, BUMN
Recently Submitted Blog Posts
Must Read
PUPR Janjikan Bangun Infrastruktur Dasar Ibu Kota Baru Selesai Empat Tahun

Penyediaan infrastruktur dasar seperti jalan, sumber daya air dan perumahan menjadi tahapan awal dalam pembangunan Ibu Kota Negara di Kalimantan.

Keppel Land dan Metland Sepakat Bangun Kawasan Senilai Rp 5 Triliun

Kerjasama ini ditujukan untuk pengembangan proyek di lahan perumahan milik Metland di kawasan Jakarta.

Selain Biaya, Ketahuilah Tips Sebelum Bangun Rumah agar Tidak Rugi

Rumah menjadi salah satu kebutuhan penting yang dibutuhkan oleh setiap orang kala ini. Tidak jarang, banyak dari kita yang hendak melakukan renovasi rumah ataupun membangun rumah baru di sebuah lahan yang lapang.