Ciri-Ciri Rumah Ramah Anak
Administrator
19.Nov.2019

Rumah bagi anak adalah segalanya. Bukan hanya tempat tinggal, tapi juga tempat melakukan segala kegiatan. Oleh karena itu, sangat penting menyediakan rumah yang ramah bagi anak dan dunianya.

 

Semata-mata untuk menjamin keselamatan mereka. Seisi rumah tidak membahayakan, apalagi sampai pada tingkat yang fatal. Tanda rumah yang tidak ramah si kecil sendiri mudah dikenali. Di antaranya tidak menyisakan banyak ruang akibat terlalu penuh dengan barang, anak kerap terluka oleh benda-benda di dalam rumah, tidak bebas asap rokok, kotor, dan sebagainya.

 

Rumah juga bukan lahan optimal bagi ladang bermainnya. Akan tetapi bukan berarti mesti berukuran luas dan berkategori mewah.

 

Jadi, kenali kembali rumah Anda saat ini. Khususnya bagi Anda yang memiliki putra putri, atau yang sedang menanti kehadiran buah hati.

 

Jenis perabot aman

 

Pastikan keberadaan segala perabot aman. Misalnya tidak berujung lancip pada tepi meja dan menggantinya dengan yang tumpul. Singkirkan perabot yang terbuat dari keramik, kaca, atau pecah belah yang rentan menimbulkan cedera. Minimal mengantisipasi luka serius tak terjadi begitu ada benturan dan sentuhan keras.

 

Tinggi anak tangga terjangkau

 

Pertimbangkan kembali tinggi antar anak tangga. Sebisa mungkin maksimal hanya 15cm. Lebih dari itu sering tak terjangkau oleh langkah anak. Hingga membuatnya susah melangkah dengan sempurna lalu terguling. Garansi pula bahan tapak tangga tidak licin. Saat naik atau turun selalu aman buat mereka.

 

Sistem listrik dan kabel tertata

 

Rumah ramah anak juga memiliki sistem listrik dan kabel yang tertata. Jangan letakkan sembarangan colokan yang masih terhubung dengan jaringan listrik.

 

Penerangan dan sirkulasi udara cukup

 

Begitu pula soal penerangan dan sirkulasi udara. Urusan ini juga tak boleh ketinggalan. Anak layak mendapat sumber cahaya di manapun berada dalam ruangan. Aliran udara bebas keluar masuk dengan sehatnya. Faktor ini juga sangat menunjang kesehatan dan tumbuh kembangnya. Membantu fisik lebih sehat dan meminimalisir keberadaan kuman atau bakteri yang suka mengendap jika rumah temaram dan lembap.

 

Tidak ada polusi

 

Orang tua perlu memastikan tidak ada campur tangan asap rokok. Atau polusi yang bersumber dari luar rumah dan membuat sakit anggota keluarga. Antisipasi pula polusi yang menyerang penggunaan air sehari-hari. Pikirkan cara efektif guna mengurangi udara yang bising. Agar anak lebih nyaman menikmati kesehariannya tanpa harus merasa terancam oleh yang namanya polusi.

 

Ada ruang berekspresi

 

Barangkali semua ruang bisa menjadi ruangan bermain. Tapi anak juga memerlukan ruangan khusus untuk berekspresi. Bebas bermain apa saja, mencorat-coret tembok, mengeksplorasi mainan yang dia temukan, dan sebagainya. Ruang yang tak mengapa menjadi berantakan dan diperlakukan sesuka hati. Ruangan yang menumbuhkan imajinasi, kreasi, dan inovasi.

 

 

Sumber : Etalase Bintaro


Tags : rumah anak, rumah ramah anak, ciri rumah anak, kenyamanan anak, design tempat main anak, eksplorasi anak, ruangan anak, tempat bermain anak
Recently Submitted Blog Posts
Must Read
Rumah Kecil Terasa Besar? Bisa! Ini 12 Triknya

Prinsip Less is More dapat anda terapkan dalam penataan ruang, semakin sedikit benda yang ada maka akan semakin terasa luas ruangan tersebut.

Unik dan Segar! Gedung Baru di Orchard Road, Singapura

Orchard Road, Singapura lebih dikenal sebagai surga bagi penggemar belanja. Kini semakin meramaikan kompleks perbelanjaan ini adalah Design Orchard, rumah bagi sekitar enam puluh brand lokal asal Singapura. 

Mengenal Lebih Jauh si Kaca Patri

Kaca patri atau stained glass merupakan bahan yang sering ditemui di gedung-gedung tua. Material ini terbuat dari kaca yang direkatkan dengan kaca lain sehingga menjadi mozaik yang indah.